google-site-verification=C-LPgrnOU1f-VhZIKdaqjjKveD6aIIRMhOtu0m6R3XM
Slider

Smart Home atau Rumah Pintar merupakan bagian dari inovasi Internet of Things, di mana semua benda atau perabotan sehari-hari yang akrab dengan kehidupan masyarakat ‘dipintarkan’ karena integrasi teknologi dalam bentuk chip serba bisanya. Dalam hal Smart Home, Internet of Things akan hadir dalam rupa barang-barang yang biasa ditemui di rumah orang kebanyakan.Smart Home hadir untuk memudahkan para penghuni rumah dalam mengatur segala hal yang berhubungan dengan kenyamanan diri sebagai penghuni rumah, mulai dari soal keamanan hingga soal akses perabotan yang dibuat lebih interaktif dan bisa ‘dikontrol’ melalui satu alat saja, yakni aplikasi pada smartphone atau perangkat lainnya.

Smart Home di Indonesia saat ini masih dalam tahap perkenalan dan pembiasaan ke masyarakat. Memasuki ranah komunitas terkecil dan terintim yaitu keluarga pastinya bukanlah hal yang mudah. Adanya gap umur dan budaya dalam menggunakan teknologi dan internet juga bisa mempersulit sistem Smart Home untuk dapat dengan mudah diterima dan digunakan oleh keluarga-keluarga di Indonesia.Sistem yang serba otomatis bisa sangat membingungkan para pengguna teknologi yang terbagi antara yang berpengalaman (generasi milenial yang lebih muda) serta yang belum pernah membiasakan diri dengan internet yang serba praktis (pada rentang usia yang lebih tua). Hal ini, tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi teknologi Smart Home di Indonesia untuk mulai diaktivasikan di dalam target marketnya: para keluarga.

Kehadiran teknologi smart home makin populer di Indonesia. Tak sedikit pengembang yang mengaplikasikan teknologi tersebut pada hunian mereka.
Teknologi smart home atau rumah pintar memang sangat menguntungkan penghuninya. Sebab, penghuni dapat mengendalikan seluruh peranti elektronik di rumah hanya dalam satu genggaman.
Meski belum semua pengembang yang menerapkan teknologi smart home karena perlu biaya tinggi, namun di masa depan konsep ini akan semakin booming. Seiring dengan pertumbuhan era digital yang begitu cepat, konsep rumah cerdas bahkan akan menjadi kebutuhan mutlak sebuah keluarga.

Apa gunanya?
Kenyamanan mutlak. Segala sesuatu di kediaman dapat dipertahankan dengan remote control atau laptop. Ini seperti tinggal di rumah James Bond, yang tidak hanya keren, tapi menciptakan banyak manfaat praktis. Peralatan pintar Anda akan tahu kapan harus menghidupkan dan mematikan, berapa banyak energi yang diperlukan dari mereka, dan bagaimana mempertahankan diri mereka sendiri. Ini bukan hanya penghemat waktu berguna; itu juga hemat energi, yang ramah untuk kedua lingkungan dan tagihan listrik Anda. Plus, sebuah rumah komputerisasi dapat beradaptasi dengan cara hidup Anda: ia tahu saat Anda menyalakan lampu di pagi hari, ia tahu apa suhu yang Anda suka rumah Anda untuk tinggal di, dan bahkan tahu kapan untuk membuka pintu garasi.

Apa yang Bisa Smart Home Appliance Lakukan?
Mereka dapat merasakan lonjakan listrik dan dapat mematikan kekuatan mereka sendiri. Dapat merasakan kegagalan air dan mematikan listrik. Mereka tahu kapan mereka membutuhkan defrosting, mereka tahu berapa lama untuk memasak makanan Anda (beberapa oven microwave dapat membaca memindai-bar pada item makanan dan mengatur timer mereka sendiri), dan beberapa bahkan dapat melacak tanggal kadaluwarsa atau dapat membuat resep berdasarkan bahan di dalam lemari. Rumah Anda akan tahu kapan hujan dan menutup jendela untuk Anda, bahkan saat Anda pergi. Tetapi aspek yang paling menarik dari rumah pintar adalah bahwa kemungkinan benar-benar tak terbatas karena Anda sekarang dapat benar-benar berkomunikasi dengan rumah Anda.

http://Smart Home